Artikel Terbaru

Detail Berita

Informasi terkini dan terpercaya untuk masyarakat

Berdayakan UMKM Lokal, Mahasiswa KKNT Inovasi IPB University Sosialisasikan Branding, Marketing, dan Laporan Keuangan kepada Keripik Pisang HARLI (Harapan Limbangan)

Berdayakan UMKM Lokal, Mahasiswa KKNT Inovasi IPB University Sosialisasikan Branding, Marketing, dan Laporan Keuangan kepada Keripik Pisang HARLI (Harapan Limbangan)

Galeri Foto

Gallery Image
Gallery Image
Gallery Image
Gallery Image
Gallery Image

Kelompok Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) Inovasi INDRAMAYUKAB10 dari IPB University melaksanakan kegiatan pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) kepada pengelola keripik pisang HARLI (Harapan Limbangan) di Desa Limbanga. Kegiatan ini merupakan salah satu implementasi program kerja bidang ekonomi yang bertujuan meningkatkan daya saing dan keberlanjutan usaha UMKM lokal. Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa memberikan sosialisasi mengenai pentingnya branding dan marketing sebagai upaya memperluas jangkauan pasar produk keripik pisang HARLI. Mahasiswa menekankan bahwa strategi pemasaran yang tepat akan memungkinkan produk UMKM tidak hanya dikenal secara lokal melalui penjualan di warung-warung, tetapi juga dapat menjangkau pasar yang lebih luas melalui sistem jual beli daring (online).


Sebagai bagian dari edukasi digitalisasi usaha, mahasiswa turut memaparkan secara rinci alur pembuatan akun e-commerce, mulai dari tahap pendaftaran, tata cara penggunaan platform, hingga mekanisme pengiriman barang untuk pesanan yang dilakukan secara daring. Pemaparan ini diharapkan dapat membekali pelaku UMKM dengan pengetahuan praktis agar mampu mengelola toko daring secara mandiri. Selain aspek pemasaran, mahasiswa juga menyampaikan materi mengenai pentingnya legalitas usaha, yakni Nomor Induk Berusaha (NIB) dan Produksi Industri Rumah Tangga (PIRT). Kepemilikan kedua dokumen tersebut dinilai krusial agar produk keripik pisang HARLI memiliki formalitas edar yang sah, sehingga dapat meningkatkan kepercayaan konsumen sekaligus membuka peluang kerja sama dengan mitra usaha yang lebih besar. Pada sesi berikutnya, mahasiswa memaparkan materi pengelolaan keuangan usaha secara komprehensif, meliputi perhitungan Rencana Anggaran Biaya (RAB), Harga Pokok Produksi (HPP), arus kas (cashflow), pencatatan akuntansi, laporan laba rugi, beban gaji, neraca keuangan, hingga perhitungan keuntungan usaha. Materi ini disusun agar pelaku UMKM dapat mengelola keuangan usahanya secara lebih terstruktur dan akuntabel.


Sebagai tindak lanjut dari kegiatan sosialisasi, mahasiswa KKNT INDRAMAYUKAB10 menyatakan kesiapannya untuk mendampingi UMKM HARLI dalam beberapa langkah konkret, di antaranya mendesain ulang logo kemasan produk keripik pisang agar lebih menarik dan kompetitif di pasaran, mendampingi proses pengurusan NIB dan PIRT, serta menyediakan template laporan keuangan yang dapat digunakan secara berkelanjutan oleh pihak UMKM setelah program KKNT berakhir. 

Melalui rangkaian kegiatan ini, mahasiswa IPB University berharap UMKM keripik pisang HARLI dapat bertransformasi menjadi usaha yang lebih profesional, memiliki legalitas resmi, serta mampu bersaing baik di pasar konvensional maupun digital, sejalan dengan semangat "Empowering Agro-maritime Society for Socio-Economic Resilience".

Absensi
Buku Tamu
Pengaduan